Bab 5

Pertobatan

Section 1/7

Tujuan Sesi

Tujuan Sesi

Bayangkan kamu sedang main game dan terus kalah. Rasanya gampang sekali menyalahkan koneksi, menyalahkan teman satu tim, atau merasa "ah, nasib." Tapi kalau kita mau benar-benar mahir, kita harus mau mengaku: "Oh, tadi aku yang salah main." Pertobatan itu mirip seperti itu, hanya saja jauh lebih dalam. Pertobatan bukan sekadar bilang "maaf," tetapi benar-benar berbalik dari yang salah dan melangkah ke arah yang Allah mau.

Setelah sesi ini selesai, kita harap teman-teman bisa:

  • Mengerti bahwa pertobatan dan iman itu seperti napas: bukan dilakukan sekali-sekali, melainkan pola yang kita ulang terus sepanjang hidup
  • Membedakan antara sekadar menyesal karena ketahuan, dengan pertobatan sejati yang berpusat pada Allah
  • Mengenali alasan-alasan yang biasa kita pakai untuk menghindari pertobatan yang jujur
  • Memahami ciri-ciri pertobatan yang alkitabiah: berfokus pada Allah, lahir dari kesedihan yang sesuai kehendak Allah, peduli pada hati bukan hanya tindakan lahiriah, memandang Yesus, dan dijalani terus seumur hidup
  • Mempraktikkan lima langkah untuk bertobat dengan cara yang benar